Daerah  

Program Lintas Sektor, 78 Sertifikat di Serahkan Kepada Warga Desa Karya Basuki

Acara pembagian sertifikat hak milik tanah dari Program Pendaftaran Tanah Lintas Sektor di Desa Karya Basuki, (foto: istimewa)

LAMPUNG TIMUR – Program Pendaftaran Tanah Lintas Sektor mulai menemui titik terang, hal itu menjadi suatu kebahagian tersendiri bagi masyarakat. Sebanyak 78 sertifikat hak milik tanah diserahkan langsung kepada warga di Desa Karya Basuki, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (21/1/2026).

Pantauan di lokasi, pembagian sertifikat tersebut dihadiri sejumlah pejabat terkait, yakni Kepala BPN Kabupaten Lampung Timur Munarwan, Kapolsek Waway Karya AKP Edy Iskandar, Camat Waway Karya Syamsul Bahri, dan Kepala Desa Karya Basuki Suharno.

Munarwan menjelaskan, bahwa program pembuatan sertifikat ini merupakan inisiatif pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur.

“Ini bukan program PTSL, melainkan program lintas Sektor yang diajukan oleh Pemerintah Desa dan direkomendasikan oleh Dinas Koperasi Kabupaten Lampung Timur,” kata Munarwan.

Ia menjelaskan, jika program Lintas Sektor ini khusus diperuntukkan bagi pelaku pelaku usaha, Mikro Kecil dan Menengah (UKM) di Kecamatan Waway Karya.

“Secara Keseluruhan, ada lima desa yang mendapatkan manfaat dari program ini dengan total 289 sertifikat tanah. Desa Karya Basuki 78, Jembrana 71, Tritunggal 43, Ngesti Karya 25, dan Mekar Karya 72,” jelas Munarwan.

Sementara itu, Camat Syamsul Bahri menyampaikan rasa sukacita atas kelancaran program Lintas Sektor yang sempat mengalami permasalahan.

“Meskipun sempat ada rintangan dan kendala, namun semua dapat terselesaikan dengan baik, dan hari ini masyarakat bisa menerima hak milik tanah mereka,” kata Camat.

Kepala Desa Karya Basuki Suharno menambahkan, bahwa memang benar jika proses pembuatan sertifikat tidaklah mudah dan melalui proses yang rumit.

“Alhamdulillah akhirnya bisa diselesaikan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan juga masyarakat yang selalu mendukung Pemerintah Desa,” ungkapnya. (Muntiri)