Lampung Timur – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan lembaga ekonomi dan berbadan hukum yang besar modal nya dari desa melalui penyertaan modal langsung yang bersumber dari Dana Desa.
Mirisnya, dana BUMDES Desa Bukit Raya Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur diduga menjadi lahan bancakan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Berdasarkan informasi yang di dapat media ini, jika BUMDES Bukit Raya tahun 2025 mengelola dana total kurang lebih Rp 160.000.000 yang digunakan untuk pembelian kambing dan budidaya ikan lele.
“Dana BUMDES digunakan untuk membeli kambing 52 ekor, harga 1 ekornya Rp 2.000.000, total yang di keluarkan Rp 104.000.000,” ungkap Y Ketua BUMDES Bukit Raya.
Selain untuk membeli 52 ekor kambing, BUMDES juga membelanjakan untuk usaha pembesaran ikan lele untuk menambah penghasilan BUMDES, namun justru merugi.
“Kolam ikan lele sebelumnya sudah pernah panen tapi rugi, sebab banyak yang mati. Maklum yang ngurusnya amatiran. Sekarang sudah diisi lagi modal bikin kolam beserta isi nya sekira Rp 40.000.000 lebih,” jelasnya.
Saat ditanya terkait besaran ukuran kambing yang mencapai harga Rp 2.000.000 per satu kambing, Ketua BUMDES mengaku tidak mengetahuinya.
“Saya tidak megang uangnya, sedangkan kambing saya sudah terima dari seorang belantik warga sini juga, katanya harga Rp 2.000.000 per kambing, iya agak kecil kambingnya. Biar jelas tanya langsung saja ke pak Lurah, karna saya takut salah jawab,” timpalnya.
Media ini berusaha menemui Kepala Desa Bukit Raya H. Sumardi untuk dimintai konfirmasi terkait temuan tersebut, namun yang bersangkutan tidak berada di rumah maupun di kantor Desa.
“Pak Kades belum ada di kantor,” kata salah seorang perangkat Desa.
Sampai berita ini di terbitkan Kepala Desa Bukit Raya H. Sumardi belum dapat di konfirmasi terkait kebenaran temuan tersebut, dan media ini akan menindak lanjuti hingga ke penegak hukum yang berwajib. (Team)





