LAMPUNG SELATAN – Bertempat di Tenda Juang depan PT San Xiong Steel Indonesia, jalan Lintas Sumatera Tarahan Lampung Selatan, FPSBI- KSN mengadakan diskusi publik untuk membahas isu -isu perburuhan di Provinsi Lampung, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan dengan tema “Membedah Fenomena Kasus Perburuhan di Lampung” tersebut dihadiri oleh anggota FPSBI-KSN, hadir sebagai Narasumber yakni, Rifky Indrawan (Kordinator Wilayah KASBI Lampung), Yohanes Joko Purwanto. S.H (Ketua Umum FPSBI – KSN).
Ketua FPSBI-KSN, Yohanes Joko Purwanto, S.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi umum tersebut bertujuan untuk membahas isu-isu perburuhan yang sedang dihadapi oleh pekerja di Provinsi Lampung.
“Beberapa isu yang dibahas dalam diskusi umum tersebut antara lain upah minimum, jaminan sosial, outsourcing, sistem kontrak dan keselamatan kerja,” jelasnya.

Rifky Indrawan, Kordinator Wilayah KASBI Lampung menyoroti pentingnya memperkuat managerial organisasi dan meningkatkan solidaritas, sebagai alat perjuangan.
“Kaum Buruh Indonesia, Pemimpin Perubahan, sebagai pemimpin perubahan menjadi penting bagi organisasi untuk meningkatkan kekuatan organisasi melalui pendidikan progresif, pengorganisasian dan kamapnye terbuka. Media sosial bisa jadi ajang kampanye, prinsipnya no viral, no justice.” ujarnya.
Lebih lanjut Rifky menambahkan pentingnya solidaritas dalam perjuangan ka kaum buruh.
“Kita meski meningkatkan solidaritas dan membangun kekuatan bersama organisasi lain seperti organisasi tani, dan organisasi rakyat lainnya. Hanya dengan solidaritas dan persatuan nasional maka perjuangan kaum buruh akan berhasil.” tutupnya.
Diskusi publik tersebut juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas dalam memperjuangkan hak- hak pekerja dan semoga memberikan kontribusi positif bagi perjuangan hak-hak pekerja di negeri ini. (*)






