“Bersatu”, LMP Lampung Perkuat Organisasi

Konsolidasi di Kantor Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Provinsi Lampung, (foto: istimewa)

Bandar Lampung – Dualisme kepemimpinan Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Lampung kini melebur menjadi satu. Jajaran pengurus organisasi kini menyatakan kembali bersatu demi memperkuat soliditas serta fokus perjuangan organisasi dalam mengawal kepentingan masyarakat.

Momentum tersebut berlangsung dalam konsolidasi di Kantor Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Provinsi Lampung, Jalan Pramuka, Gang Randu, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Minggu (8/6/2026) kemarin.

Konsolidasi tersebut dihadiri Ketua Markas Daerah (Kamada) LMP Provinsi Lampung, H. Johan Nasri, Panglima Mada Momon Santoso, Wakil Panglima Mada Mulyadi Jas, serta jajaran pengurus dan Ketua DPC Laskar Merah Putih Kabupaten Pesawaran, Rio Remota.

Kamada LMP Lampung Johan Nasri, mengimbau seluruh pengurus dan anggota agar mengedepankan persaudaraan serta memperkuat organisasi demi kepentingan masyarakat dan bangsa.

“Laskar Merah Putih harus menjadi wadah perjuangan yang mampu menyalurkan aspirasi masyarakat, memperkuat semangat Nasionalisme, menjaga persatuan bangsa, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Panglima Mada LMP Lampung Mulyadi Jas menegaskan pentingnya persatuan seluruh kader dan pengurus Laskar Merah Putih di Provinsi Lampung.

“Saya berharap seluruh anggota dan pengurus Laskar Merah Putih yang sebelumnya berada di bawah komando saya untuk kembali bersatu. Hari ini saya mengajak seluruh anggota agar bersama-sama berada di bawah komando Kamada Johan Nasri dan Panglima Mada Momon Santoso. Mari kita tinggalkan perbedaan dan kembali bersatu,” ujar Mulyadi.

Panglima Mada LMP Lampung, Momon Santoso turut menyerukan semangat yang sama, jika organisasi harus kembali fokus pada fungsi utamanya sebagai wadah perjuangan rakyat dan pembinaan kader yang berkarakter.

“Laskar Merah Putih harus hadir sebagai organisasi yang memperkuat Nasionalisme, menjaga persatuan, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa. Dengan persatuan yang kuat, organisasi akan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” kata Momon. (*)