Daerah  

Saling Lempar, Sengketa Lahan TPU Pekon Soponyono Kusut

Gambar ilustrasi sengketa lahan untuk TPU Sopanyono, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. (foto: ilustrasi)

TANGGAMUS – Sengketa pengadaan lahan untuk tempat pemakaman umum (TPU) di Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus semakin kusut. Kepala Pekon dan Perangkat seoalah kompak tidak berada di kantor pada jam kerja, Jum’at (4/9/2026).

​”Kepala Pekon tidak masuk kerja, cuma saya sendiri yang lain juga tidak masuk Pak, mungkin punya kegiatan di luar,” kata orang yang mengaku sebagai Kaur Umum saat di temui di Kantor Pekon.

Saat disinggung persoalan sengketa pengadaan lahan TPU, Kaur tersebut mengarahkan media ini untuk menemui Kepala Pekon atau Badan Himpunan Pekon (BHP).

Media ini kemudian menghubungi Ketua BPH Pekon Soponyono untuk melakukan konfirmasi terkait sengketa lahan tersebut.

​”Jadi begini, kita kalau belum mendapat arahan dari Pak Kakon, kita tidak bisa memberikan informasi,” kata Ketua BHP.

Sebelumnya, Bambang salah satu anggota BHP yang dikonfirmasi secara terpisah di kediamannya justru menyapaikan fakta yang makin memperkeruh klaim “Hibah” yang sempat digembar- gemborkan Ketua Panitia sebelumnya.

​Bambang secara gamblang membeberkan, bahwa lahan TPU tersebut murni hasil transaksi jual beli, bahkan sudah digelontorkan uang muka yang bersumber dari kantong warga.

​”Kita sudah beli tanahnya, bersertifikat dari Ibu Soleha orang Jakarta, istrinya lurah dulu. Soal pembayaran memang belum lunas karena ada warga yang iuran swadanya belum lunas juga. Kalau nilainya saya kurang jelas, Kepala Pekon itu yang tahu,” ungkap Bambang blak -blakan kepada media ini.

Perbedaan informasi yang dihimpun oleh media ini dari pihak- pihak yang bersangkutan dengan pengadaan lahan untuk TPU tersebut, mengindikasikan bahwa ada hal besar yang di tutup – tutupi.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih terus mengejar keberadaan Kepala Pekon Soponyono untuk menuntut pertanggung jawaban atas uang swadaya warga dan penjelasan legalitas lahan tersebut. (Agus)